Laman

Sabtu, 12 Maret 2011

Tentang Cinta

sebuah cinta yang tulus pasti datang dari hati yang tulus. mencintai tanpa paksaan, menyayangi tanpa keresahan.
melihat orang yang kita cintai bahagia adalah hal yang paling membahagiakan dalam hidup ini. saya pernah dinasihati oleh seseorang bahwa janganlah kita mengekspresikan ungkapan cinta kita dalam bentuk apapun sebelum Allah mengizinkan, tutup derap hati rapat-rapat sampai hari itu tiba.

cinta adalah kekuatan. cinta adalah keikhlasan. cinta adalah pengalaman. cinta adalah ketakutan. cinta adalah emosi.

cinta yang penuh dengan paksaan bukanlah cinta yang sesungguhnya. cinta yang selalu menuntut bukanlah cinta yang sebenarnya. cinta sejati adalah suatu perasaan yang tak pernah menuntut, yang tak pernah menghakimi, yang tak pernah memaksa. tulus dari hati, bukan sekadar ucapan bukan sekadar gurauan.

jujur saja, saya bukanlah orang yang percaya dengan cinta. tapi entah mengapa saya yakin bahwa saya pernah mencintai seseorang. bagi saya cinta adalah fana, layaknya kehidupan ini. tapi saya tak pernah menutup mata ini akan kehidupan saya. teman-teman, sahabat-sahabat, ayah, ibu, saudara saya semuanya selalu dilingkupi oleh cinta.

mereka bagaikan terdiam di pusaran yang sama, yaitu cinta.

tapi bagaimana jika orang yang kita cintai meninggalkan kita? bagaimana kalau orang yang kita cintai tidak mencintai kita?

perasaan kita pasti hancur, dada kita terasa sesak. namun yakinlah, masih banyak hal lain yang menunggu kita di luar sana.

"hidup ini bukanlah tentang apa yang telah kita lakukan atau apa yang akan terjadi, tetapi bagaimana kita menjalaninya karena itu akan lebih bermakna."

Sabtu, 12 Februari 2011

An Ordinary Love

Sinar matahari menyusup melalui celah-celah dedaunan itu, menghalangi penglihatanku. hari masih begitu pagi, tetapi mengapa matahari sudah menyilaukan seperti ini? pikirku. hari ini bukanlah hari yang istimewa, tetapi entah mengapa aku merasakan sesuatu yang lain yang akan terjadi nanti. betul saja, angkutan umum yang akan ku naiki untuk sampai ke sekolah sudah jarang terlihat. Sial ! pikirku, sampai kapan aku berdiri disini?

setengah jam lamanya aku menunggu, akhirnya datang satu angkutan umum yang kosong. beruntungnya aku, bukan hanya aku yang menunggu di tempat itu. mobil itu pun melaju, menembus waktu. mengejar setoran yang harus dibayarkan oleh sang supir. untunglah aku tidak terlambat sampai ke sekolah.

aku mempercepat langkahku, melewati jalan yang sudah terlalu sering kulalui sehingga aku menjadi terlalu hafal melewatinya. lalu tepat disana aku melihatnya, berdiri tak jauh dari tempatku. seperti biasa, aku mengacuhkannya. aku pura-pura tidak melihatnya, melewatinya begitu saja, dan secepat mungkin berlari menjauhinya.

begitu sampai di kelas aku menaruh tasku, lalu bergegas menuju taman belakang sekolah. setiap datang dan pulang sekolah sekolah aku memang selalu ke taman ini. taman ini jarang dikunjungi siswa lain, apalagi guru, tetapi menurutku taman ini lebih indah dari taman lain yang ada di sekolahku, memang agak kurang terawat tetapi aku sangat senang disini. di dahan salah satu pohon di taman ini ada sarang burung pipit, aku biasa memberi burung-burung itu remah-remah roti yang aku bawa dari rumah. aku mulai memanjat tiap-tiap dahan di pohon itu agar aku bisa memberi mereka makanan, tiba-tiba aku kehilangan keseimbangan, aku tergelincir di salah satu dahan pohon itu. aku berteriak sebisaku dan memejamkan mataku, bersiap merasakan dinginnya tanah dan rasa sakit saat membentur tanah yang dingin itu. tetapi bukanlah dinginnya tanah yang kurasakan, melainkan sesuatu yang kuat dan hangat menahan tubuhku.

perlahan-lahan ku buka mataku. betapa terkejutnya aku, saat melihatnya. ya, ternyata dia yang menahan tubuhku, dia menangkapku saat aku terjatuh tadi.

"kan udah aku bilang jangan manjat-manjat pohon lagi nanti kamu jatoh, sekarang jatoh kan?" katanya
"turunin aku!" perintahku padanya
"mau ngapain sih kamu manjat pohon terus, mau ngeliatin cowok-cowok sekolah tetangga ya?" godanya, memperlihatkan ekspresi terlukanya.
"turunin aku! emang kamu ga berat apa?" kataku, mulai berontak dalam gendongannya.
"jawab dulu pertanyaan aku, kenapa tadi kamu pura-pura ga liat aku?" tanyanya
Degh! "gapapa, biasa aja tuh. emang kenapa?" kataku, memperlihatkan wajah polosku.
"aku tuh bingung, tiap kita ketemu pagi-pagi kamu tuh pura-pura ga liat aku terus, kenapa sih?" tanyanya, kelihatannya dia semakin penasaran.
"gapapa, bener deh. sekarang turunin aku dulu cobaaa..." rengekku
"iya iya, aku juga udah pegel. ternyata kamu tuh berat juga ya?" katanya sambil menurunkanku.
"lagi siapa suruh gendong aku lama-lama,"
"emang diatas ada apaan sih?" tanyanya
"hemm, liat aja sendiri," kataku sambil tersenyum
"enggak ah, males manjatnya," balasnya tersenyum. Ya Tuhan, aku sangat menyukai senyumnya.

tiba-tiba bel berbunyi, tanda pelajaran akan segera dimulai.
"udah masuk tuh, ayo ke kelas!" ajaknya
"tap tapi.." dia telah menarikku ke kelas sebelum aku menyelesaikan kalimatku..

*******

"maaf ya, tadi aku belum kasih kalian makanan. sekarang aku kasih makan yaa.."

"kamu ngapain lagi sih disitu? tadi udah jatoh juga" kata laki-laki itu
"ahh, berisik kamu," kataku cuek "oh iya, kamu mau liat ada apa kan disini? ayo naik."
"emang boleh? yaudah, aku naik ya." katanya seraya memanjat pohon

cit..ciit..cit.ciit (kaya suara tikus ya???)
"itu suara burung ya?" tanyanya padaku
"iya, aku tiap pagi sama pulang sekolah ngasih mereka makan. mereka bisa bikin aku tenang" aku mulai mengoceh pada kekasihku ini.

"hemm, maafin aku ya soal yang tadi pagi," kataku malu
"yang kamu pura-pura ga liat aku?" katanya asyik bermain dengan burung-burung pipitku
"iya. aku dari dulu ga bisa banget natap orang yang aku suka, ga bisa nyapa. malu abisnya, itu sebabnya aku pura-pura ga ngeliat kamu, terus suka ngilang sendiri. aku takut.." kataku dengan muka yang semakin memerah
"HAHAHAHAHAHAAAA !!!" kenapa dia ketawa cobaa?
"tuh kan, aku cerita malah begitu."
"iya iya..maaf.." katanya "jadi kamu tuh suka sama aku? beneran? tapi akunya ga suka sama kamu tuh."
aku shock "terus buat apa kita jadian 4 bulan ini??" kataku marah "kamu mau mainin aku? terserah kamu aja deh. kita putus aja kalo gitu !"
aku langsung melompat dari dahan itu tanpa pikir panjang, akibatnya "GEDEBUG !" aku terjatuh..

"aduh..aduh.." kataku mengaduh-aduh..
"yang mana yang sakit?" tanyanya panik
"banyak, udah sana jauh-jauh dari aku !" ucapku marah sambil mencoba berdiri, tetapi "aduh !"
"kamu duduk dulu deh, sini." katanya sambil membantuku berdiri.

"wah, ini mah terkilir nih." lalu dia membelakangiku seraya berlutut "naik ke punggung aku"
"eng..enggak ga usah aku bisa jalan sendiri!"
"aduh nih anak, udah cepet. nanti kaki kamu tambah parah" lalu aku naik ke punggungnya.

****

"kamu masih marah? daritadi diem aja"
"menurut kamu?" kataku "kamu kan ga suka sama aku, jadi mending putus aja kan kalo cuma aku yang ngerasain?"
"siapa yang bilang kalo aku ga ngerasain?" lalu dia menurunkanku, menuntunku untuk duduk di salah satu kursi panjang yang tersedia di taman itu. "listen to me, i can't give you an extraordinary love i just can give you an ordinary love. but, i was give you all of my love, so don't leave me alone. understand?"
"really?" aku tak bisa berkata apa-apa lagi
"my sweetheart, you are the one who i loves, and it'll always like that.." katanya sambil menatapku

disanalah, di taman itu, dengan suara burung pipitku yang riang serta cahaya matahari sore hari menyertai. aku yakin dialah yang terbaik untukku...

Senin, 31 Januari 2011

Akhir Perjalanan

di kala mentari mulai bersembunyi
di kala dunia terasa semakin gelap
aku masih disini
tanpa cahaya yang menerangi

entah mengapa, semua terasa samar
dingin yang menerpa kulit, serasa layaknya es
kelam, gelap, tak dapat melihat
serasa sendiri di jalan yang sunyi

lalu tepat disana ku melihat sinar itu
kemilaunya membuat mataku terpejam
dari situ lah aku percaya bahwa ini lah akhirnya
perjalananku yang panjang

Rabu, 26 Januari 2011

Pandangan Remaja tentang Remaja

Remaja. Apa arti remaja? apakah masa remaja adalah masa saat seorang anak berhura-hura? mungkin ya, tetapi menurut saya tidak.

menurut pendapat saya, remaja adalah masa peralihan dari anak menuju dewasa. pada masa ini seorang anak dituntut untuk menentukan yang terbaik dalam menjalani hidupnya nanti. seorang anak diperkenalkan berbagai macam tantangan dalam hidup. seorang anak diharuskan untuk memilah-milih mana yang baik dan tidak baik untuknya.

remaja, penuh dengan problematika. dimulainya kisah cinta, dimulainya kedewasaan, dan lain sebagainya.
dalam hal ini seorang anak menjalani proses yang berbeda-beda dalam hal pendewasaan dalan diri mereka. ada anak yang memang lebih suka berperan langsung, dalam hal negatif contohnya ikut temannya merokok, minum-minuman keras atau berpacaran yang tidak sehat. tetapi ada juga dalam hal positif, contohnya ikut serta dalam penggalangan dana, atau sebuah wadah yang bersifat keorganisasian.

ada pula sebagian remaja yang memilih sebagai pengamat dalam menjalani hidupnya, dengan memilah-milih mana yang baik dan tidak baik. saya termasuk dalam kategori ini.

semua proses tidak akan ada yang selalu berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh orang lain. begitupun remaja, proses yang dialami seorang anak saat menginjak usia 12-17 tahun bukanlah proses yang singkat. seorang anak pasti mengalami berbagai macam hal dalam hidupnya.

banyak faktor yang mendukung proses ini;
1. sosialisasi antar keluarga
2. pergaulan di rumah dan di luar rumah
3. pola perilaku
4. dll

peran serta orang tua dalam proses ini juga sangat penting. setiap orang butuh pebimbing, begitu pun dengan remaja. ada baiknya jika orang tua mengawasi anaknya dalam memilah-milih mana yang baik dan tidak baik. dan seorang anak pun jangan ragu-ragu untuk bertanya apakah hal yang ia lakukan baik atau sebaliknya.

Jumat, 21 Januari 2011

Introducing My Self

ok, here i am
i have not introduce my self before, and now let me tell you about my self

My name is Prihandita Permata Putri, too long right? don't be worried, you can call me dita, that was short and easy. now i am 16 years old. i'm still a student in one of favourite school in cibinong (my hometown). i just a girl with a bilion questions on my mind, and i couldn't find it answers from the other people around me, so i have to find it self.

My reason for this Blog, hemm..not a big or special reason from me.
saya hanya ingin membagi pikiran saya dengan orang-orang sekitar saya. Banyak orang di luar sana yang masih tidak bisa berpikir rasional (bukannya saya bilang saya berpikir rasional ya). saya ingin mengajak mereka ikut berpikir dan memikirkan apa yang saya katakan dan saya pikirkan. Hidup ini akan indah jika kita mau memahaminya, bukan hanya menjalaninya

I love music, photography, writing, and thinking something..

hope you ENJOY THIS BLOG...XD