aku mendengar deburan ombak, bertalu seirama suling yang dinyanyikan
melihat anak kecil menangisi ibunya
yang pergi entah kemana
sedangkan yang lainnya tertawa atas rumah kosong mereka
sendiri kutapaki lorong sempit
meninggalkan jejak kaki menipis lalu hilang bagai debu
tapi coba kau teliti, lihat lebih jeli
benarkan debu itu pergi?
aku pernah berdiri disini
sekali? dua kali?
tapi benarkah aku yang melangkah pergi?
coba lihat lebih teliti lalu pahami
jejakku, takkan pernah mati
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Agustus 2012
Minggu, 24 Juni 2012
Upset
di hati mereka, aku payah
di pikiran mereka, aku hina
di mata mereka, aku bodoh
sekeras apapun aku berusaha, dalam diri mereka aku tetap sama
zona aman yang mereka banggakan, membuatku muak
zona aman yang mereka dapatkan, membuatku marah
mereka tak pernah menjadi diriku
merasakan apa yang aku rasakan
tak pernah, dan tak pernah
cacian dan makian, tepat di hadapanku
lalu meludah di belakangku
Ironi..
Ironi yang sangat kubenci
di pikiran mereka, aku hina
di mata mereka, aku bodoh
sekeras apapun aku berusaha, dalam diri mereka aku tetap sama
zona aman yang mereka banggakan, membuatku muak
zona aman yang mereka dapatkan, membuatku marah
mereka tak pernah menjadi diriku
merasakan apa yang aku rasakan
tak pernah, dan tak pernah
cacian dan makian, tepat di hadapanku
lalu meludah di belakangku
Ironi..
Ironi yang sangat kubenci
Kesalahan
bukan, aku bukanlah si HEBAT
juga bukan si pintar
aku tak pernah jadi mereka
mereka yang hidup dalam kepastian
mereka yang hidup dalam keberuntungan
aku tak pernah jadi mereka..
yang aku tahu, aku harus jadi mereka
yang aku tahu, aku harus seperti mereka
tapi tak pernah sekalipun mereka memberitahuku
tapi tak pernah sekalipun mereka menyokongku
yang mereka tahu, aku harus seperti itu..
tahukah kalian? di zona aman itu aku mati
meskipun banyak jalan yang dapat kutempuh, aku seakan lumpuh
tak satupun dari mereka yang dapat ku lihat ataupun ku capai
tahukah kalian? aku sudah mati..
bukan aku bukan si hebat, dan tahukah kalian?
aku akan tetap begitu, di mata mereka
juga bukan si pintar
aku tak pernah jadi mereka
mereka yang hidup dalam kepastian
mereka yang hidup dalam keberuntungan
aku tak pernah jadi mereka..
yang aku tahu, aku harus jadi mereka
yang aku tahu, aku harus seperti mereka
tapi tak pernah sekalipun mereka memberitahuku
tapi tak pernah sekalipun mereka menyokongku
yang mereka tahu, aku harus seperti itu..
tahukah kalian? di zona aman itu aku mati
meskipun banyak jalan yang dapat kutempuh, aku seakan lumpuh
tak satupun dari mereka yang dapat ku lihat ataupun ku capai
tahukah kalian? aku sudah mati..
bukan aku bukan si hebat, dan tahukah kalian?
aku akan tetap begitu, di mata mereka
Jumat, 06 April 2012
Someone i love, someone i adore
Akhirnya ku menyadari
Hati yang dulu sepi, kini terisi
Menghangatkan sanubari, menguatkan diri
Angin yang mungkin membawanya kemari
Dia, sang pujaan hati
Fatamorgana, seperti itulah ia
Aku hanya bisa menulis kata indah yang juga tak bisa kukatakan padanya
Ungkap segala rasa yang ada di dada, yang menyesakkan jiwa
Zona itu terlalu abu-abu untukku, karena ku tahu sulit bagiku bersamanya
Itulah cinta, kau takkan tahu bagaimana kau mendapatkannya bagaimana kau merasakannya...
Rabu, 21 Maret 2012
Peri
aku disini melihatmu terbang kesana kemari
diam sendiri, menanti sepi pergi
mengitari bunga-bunga
mencoba hilangkan duka
aku terbang dengan sayap kecilku
melawan angin, menuju dahan tertinggi
menatapmu dari kejauhan
tak berani menghampiri
kau terlalu semu bagiku
terlalu abu abu, dengan warnamu yang secerah mentari
kini kusadari
tak bisa ku menjajaki tempatmu berdiri
dengan beribu peri menawan di sisi
yang elok serta rupawan
coba mencuri hati
menggapai cinta
yang tak mungkin aku ikuti
aku hanyalah peri buruk rupa
tak indah juga hati yang kumiliki
mencintaimu adalah luka
mendampingimu sekedar mimpi
wahai peri
aku akan pergi
membawa sejuta luka, menjauhi mimpi
terbang mengitari tanah indah lainnya, hingga ku temukan sang peri sejati...
diam sendiri, menanti sepi pergi
mengitari bunga-bunga
mencoba hilangkan duka
aku terbang dengan sayap kecilku
melawan angin, menuju dahan tertinggi
menatapmu dari kejauhan
tak berani menghampiri
kau terlalu semu bagiku
terlalu abu abu, dengan warnamu yang secerah mentari
kini kusadari
tak bisa ku menjajaki tempatmu berdiri
dengan beribu peri menawan di sisi
yang elok serta rupawan
coba mencuri hati
menggapai cinta
yang tak mungkin aku ikuti
aku hanyalah peri buruk rupa
tak indah juga hati yang kumiliki
mencintaimu adalah luka
mendampingimu sekedar mimpi
wahai peri
aku akan pergi
membawa sejuta luka, menjauhi mimpi
terbang mengitari tanah indah lainnya, hingga ku temukan sang peri sejati...
Sabtu, 17 Maret 2012
Seuntai maaf untuk sahabat
Maaf
kata yang hanya bisa kuucapkan
kata yang hanya bisa mewakili apa yang ku rasa
mewakili segumpal rasa bersalah atas segala
bukan maksudku menghempasmu dari tempat itu
tapi itu mimpiku, serupa dengan mmpimu
bukan maksudku menjatuhkanmu dari tempatmu berdiri
tapi disanalah aku ingin berdiri
maafkan aku yang tak mengerti arti tangismu
maafkan aku yang tak mengerti arti ucapmu
maafkan aku yang tak tahu perasaanmu
maafkan aku.....
kata yang hanya bisa kuucapkan
kata yang hanya bisa mewakili apa yang ku rasa
mewakili segumpal rasa bersalah atas segala
bukan maksudku menghempasmu dari tempat itu
tapi itu mimpiku, serupa dengan mmpimu
bukan maksudku menjatuhkanmu dari tempatmu berdiri
tapi disanalah aku ingin berdiri
maafkan aku yang tak mengerti arti tangismu
maafkan aku yang tak mengerti arti ucapmu
maafkan aku yang tak tahu perasaanmu
maafkan aku.....
Minggu, 11 Maret 2012
Rindu..
kupandangi wajahmu untuk kesekian kali
ku serukan namamu dalam hati
lalu airmata mulai membasahi pipi
sesak di dada mulai menyelimuti
cinta yang kini kurasa penuh di dada
tak bisa terucap, tak bisa terlihat
ku tutup rapat-rapat
hingga rasanya ingin meledak
andai kau tahu
entah apa reaksimu
andai kau tahu bahwa aku mencintaimu
entah bagaimana sikapmu
aku yang belum mengenalmu, begitupun dirimu
namun entah mengapa cinta itu datang kepadaku
semakin hari, semakin dalam
semakin dalam, semakin sakit
Tuhan, adilkah ini bagiku?
mencintai dia yang mencintai bunga yang lain?
engkau yang paling tahu, seberapa besar cinta ini
Kalau dia jodohku, Tuhanku, Allah, maka dekatkanlah kami
namun jika tidak, maka hapus rasa ini Ya Allah...
ku serukan namamu dalam hati
lalu airmata mulai membasahi pipi
sesak di dada mulai menyelimuti
cinta yang kini kurasa penuh di dada
tak bisa terucap, tak bisa terlihat
ku tutup rapat-rapat
hingga rasanya ingin meledak
andai kau tahu
entah apa reaksimu
andai kau tahu bahwa aku mencintaimu
entah bagaimana sikapmu
aku yang belum mengenalmu, begitupun dirimu
namun entah mengapa cinta itu datang kepadaku
semakin hari, semakin dalam
semakin dalam, semakin sakit
Tuhan, adilkah ini bagiku?
mencintai dia yang mencintai bunga yang lain?
engkau yang paling tahu, seberapa besar cinta ini
Kalau dia jodohku, Tuhanku, Allah, maka dekatkanlah kami
namun jika tidak, maka hapus rasa ini Ya Allah...
Sabtu, 10 Maret 2012
Cinta itu Layaknya Angin..
dia..
seperti matahari yang hanya bisa ku lihat
dan kurasakan kehangatannya
seperti angin yang hanya bisa kurasakan desirannya
seperti hujan yang hanya bisa kurasakan dinginnya
dia..
bahkan ku tak tahu seperti apa dia
yang ku tahu hanya namanya
hanya rupanya
kali ini kurasakan lagi hebatnya cinta
dengan tulisannya, aku cinta dia
dengan kata-katanya, aku cinta dia
dengan potretnya, aku cinta dia
dia, cinta yang tak mungkin dan mustahil ku raih
aku terlalu takut untuk berbicara padanya
aku terlalu takut untuk mengenalnya
namun aku cinta dia
haruskah ku pertahankan cinta ini?
atau harus melupakannya?
akankah dia menjadi cinta yang aku tunggu?
ataukah hanya sebuah goresan pengganti luka lama?
entahlah..
tapi yang ku tahu kini
AKU CINTA DIA siapa pun dia....
seperti matahari yang hanya bisa ku lihat
dan kurasakan kehangatannya
seperti angin yang hanya bisa kurasakan desirannya
seperti hujan yang hanya bisa kurasakan dinginnya
dia..
bahkan ku tak tahu seperti apa dia
yang ku tahu hanya namanya
hanya rupanya
kali ini kurasakan lagi hebatnya cinta
dengan tulisannya, aku cinta dia
dengan kata-katanya, aku cinta dia
dengan potretnya, aku cinta dia
dia, cinta yang tak mungkin dan mustahil ku raih
aku terlalu takut untuk berbicara padanya
aku terlalu takut untuk mengenalnya
namun aku cinta dia
haruskah ku pertahankan cinta ini?
atau harus melupakannya?
akankah dia menjadi cinta yang aku tunggu?
ataukah hanya sebuah goresan pengganti luka lama?
entahlah..
tapi yang ku tahu kini
AKU CINTA DIA siapa pun dia....
Senin, 05 Maret 2012
Karena Aku Cinta Dia
Dia
Hal terindah yang pernah kutemui di dunia
Seseorang yang paling menggetarkan jiwa
Anugerah yang sangat ku damba
Ya, aku mencintainya
Mencintai tatapan matanya, cara bicaranya, semua yang ada pada dirinya
Senyum di wajahnya, tangis di matanya, semua kucinta
Yang kuingin hanya dirinya bahagia
Dengarlah wahai cinta
Bukan karena harta aku cinta dia
Bukan karena tampan aku cinta dia
Bukan karena pandai aku cinta dia
Tapi karena dia adalah dia, dan aku hanya ingin dia
Dia menghadirkan pelangi
Dia menerbitkan mentari
Dia membiaskan embun pagi
Di hari-hariku
Aku mencintainya dengan cinta yang sederhana
Menyayanginya dengan perasaan yang serupa
Cinta yang tidak menuntut apapun darinya
Karena aku, cintaku hanya dia
Sebuah Bayangan
Bayangan itu selalu mengusikku
Mengganggu tidur nyenyakku
Menghantui hari-hariku
Membuat aku resah akan hadirnya
Bayangan itu alasan beribu cerita dan puisi yang kubuat
Alasan mengapa air di mata ini terus mengalir
Menjadi jawaban dalam tanyaku
Menjadi pencerah dalam gelapku
Ya, aku merasakannya
Sekalipun aku terus berusaha mengenyahkannya
Aku akan menjadi seperti ruang yang kosong saat itu juga
Seperti dia adalah bagian dari hidupku
Ya, aku mengetahuinya
Sekalipun aku tertatih, terjatuh, dan terjerembab sekalipun
Sekalipun aku tersungkur dan menangis sejadinya
Aku harus mengenyahkannya
Tahukah kau bayangan siapa itu?
Pahamkah engkau siapa bayangan itu?
Bayangan yang selalu dan terus ada di hidupku?
Kamu, bayangan itu adalah kamu...
Jerit Tanya Hati
Bagaimana bisa aku melupakanmu?
Jika yang selalu kudengar adalah namamu
Yang selalu memanggilku adalah suaramu
Yang selalu menyentuhku adalah tanganmu
Bagaimana bisa aku pergi darimu?
Bila suatu ketika aku berlari, kau mengejarku
Aku menjauh, kau menahanku
Aku menangis, kau menyeka airmataku
Namun, bagaimana bisa aku bertahan?
Jika dekat denganmu dada ini sesak
Jika melihatmu mata ini menangis
Jika mendengar suaramu hati ini sakit
Pernah sekali kau dalam hidupku
Dan ku tak mau ada kedua
Pernah sekali aku mencintaimu
Dan ku tak mau merasakan cinta itu lagi
Rabu, 28 Desember 2011
Memori
aku melihat birunya langit
aku rasakan dinginnya angin
terlingkupi gelapnya malam
dan disilaukan oleh sang siang
pernah suatu kali ku berjalan
merangkak, tertatih, terjerembab, lalu bangkit kembali
di lain waktu ku berlari
lalu menyadari tak seorangpun menanti
inilah hidup kawan,
pahit manis kehidupan
yang menjadi bumbu pemanis saat kita beranjak pergi
untuk menetap di sisi dan tak kembali
meninggalkan mereka yang mencintai dan memberi setulus hati
yang mencaci dan memusuhi
hingga tersisa satu tempat di hati
tempat yang kosong tak terisi
di tempat itu takkan terisi lagi
menyisakan lubang di hati
memberi kenangan yang tak terlupa meski ingin dilupa
itulah memori.......
aku rasakan dinginnya angin
terlingkupi gelapnya malam
dan disilaukan oleh sang siang
pernah suatu kali ku berjalan
merangkak, tertatih, terjerembab, lalu bangkit kembali
di lain waktu ku berlari
lalu menyadari tak seorangpun menanti
inilah hidup kawan,
pahit manis kehidupan
yang menjadi bumbu pemanis saat kita beranjak pergi
untuk menetap di sisi dan tak kembali
meninggalkan mereka yang mencintai dan memberi setulus hati
yang mencaci dan memusuhi
hingga tersisa satu tempat di hati
tempat yang kosong tak terisi
di tempat itu takkan terisi lagi
menyisakan lubang di hati
memberi kenangan yang tak terlupa meski ingin dilupa
itulah memori.......
Sabtu, 24 Desember 2011
go away
the sky is falling
the wind was too cold
i've got a scary nightmare
and go to the hard place
since you move out from my life
i passed a dead daily
lies everyone who cares of me
tell something that's not what i trully feel
act like a damn dummy
and when the days coming
feel what i really feel
tell what i want to
move away from the dark-scared place
and when you tell me lies
you hurt me for many times
and i still try to believe in
no more times or change for you now on
i will act like strange to you
so nobody get the pain
and i can forget you perfectly
ps : to someone initially IRR
the wind was too cold
i've got a scary nightmare
and go to the hard place
since you move out from my life
i passed a dead daily
lies everyone who cares of me
tell something that's not what i trully feel
act like a damn dummy
and when the days coming
feel what i really feel
tell what i want to
move away from the dark-scared place
and when you tell me lies
you hurt me for many times
and i still try to believe in
no more times or change for you now on
i will act like strange to you
so nobody get the pain
and i can forget you perfectly
ps : to someone initially IRR
Selasa, 18 Oktober 2011
a little word of love
saat cinta mendekat, aku menghindar
saat cinta itu menyapa, aku mengacuhkannya
saat cinta menghampiri, aku sudah hampir lelah untuk berlari
dan ketika cinta itu tiba, aku terlena
dia datang menawarkan cinta yang sangat menggoda
menghampiriku bagai hembusan angin, tak terlihat dari mana dan untuk apa ia datang
dia datang dengan sejuta alasan hingga membuatku jatuh cinta
menahanku seakan takut kehilangan
saat ia sadar bahwa telah menipu diri,
cinta itu hilang seperti angin yang membawanya datang
meninggalkanku sendiri, tercabik hingga ingin mati
tetapi aku tetap bergeming, diam tanpa menyuarakan apa yang kurasa
dia meninggalkanku, tapi tak pernah benar-benar pergi
memakiku, tapi tak pernah benar-benar marah
menangis dihadapanku, tapi tak pernah benar-benar tulus
berkata sayang padaku, tapi tak pernah benar-benar mengerti aku
meninggalkan cinta yang pedih
yang akhirnya kembali menambah luka di hati yang tak pernah utuh
merenggut kebahagiaanku, dan meyalahkanku setelah itu
memang aku tak pernah menangis di hadapannya
bahkan aku tak pernah bersedih di depannya
karena ku tahu semua itu sia-sia
tapi tak berarti aku baik-baik saja
aku hanya berusaha tegar dan kuat, berusaha menutupi kesedihanku
dan memang seharusnya begitu
secepat cinta itu datang, secepat itu pula ia pergi
tapi aku masih berharap ia melihatku kembali, harapan yang ku tahu itu semua hanyalah impian semata
dan kini yang kuingin hanyalah ia benar-benar pergi
karena entah mengapa rasanya sungguh luar biasa melihatnya tertawa, tapi bukan aku alasannya melainkan dia
kini yang kuingin hanyalah aku menjadi diriku kembali
yang ceria dan tegar
Ya Allah hanya itu yang kupinta disini….
saat cinta itu menyapa, aku mengacuhkannya
saat cinta menghampiri, aku sudah hampir lelah untuk berlari
dan ketika cinta itu tiba, aku terlena
dia datang menawarkan cinta yang sangat menggoda
menghampiriku bagai hembusan angin, tak terlihat dari mana dan untuk apa ia datang
dia datang dengan sejuta alasan hingga membuatku jatuh cinta
menahanku seakan takut kehilangan
saat ia sadar bahwa telah menipu diri,
cinta itu hilang seperti angin yang membawanya datang
meninggalkanku sendiri, tercabik hingga ingin mati
tetapi aku tetap bergeming, diam tanpa menyuarakan apa yang kurasa
dia meninggalkanku, tapi tak pernah benar-benar pergi
memakiku, tapi tak pernah benar-benar marah
menangis dihadapanku, tapi tak pernah benar-benar tulus
berkata sayang padaku, tapi tak pernah benar-benar mengerti aku
meninggalkan cinta yang pedih
yang akhirnya kembali menambah luka di hati yang tak pernah utuh
merenggut kebahagiaanku, dan meyalahkanku setelah itu
memang aku tak pernah menangis di hadapannya
bahkan aku tak pernah bersedih di depannya
karena ku tahu semua itu sia-sia
tapi tak berarti aku baik-baik saja
aku hanya berusaha tegar dan kuat, berusaha menutupi kesedihanku
dan memang seharusnya begitu
secepat cinta itu datang, secepat itu pula ia pergi
tapi aku masih berharap ia melihatku kembali, harapan yang ku tahu itu semua hanyalah impian semata
dan kini yang kuingin hanyalah ia benar-benar pergi
karena entah mengapa rasanya sungguh luar biasa melihatnya tertawa, tapi bukan aku alasannya melainkan dia
kini yang kuingin hanyalah aku menjadi diriku kembali
yang ceria dan tegar
Ya Allah hanya itu yang kupinta disini….
Senin, 15 Agustus 2011
Tak Bisakah Kau??
saat ku lihat cahaya, kau meredupkannya
saat ku lihat gelak tawa, kau membuatnya seakan tiada
saat ku dengar desiran angin, kau menutupi telingaku
saat ku dengar aliran air, kau bawa aku ke padang pasir
saat ku yakin ada harapan, kau membuangnya
saat ku mulai bangkit, kau melepaskan genggamanmu hingga ku terjatuh
saat ku berusaha untuk bahagia, kau membuatku terluka
tersirat penyesalan itu, sesal karena tak pernah kau mendukungku
tersirat kekecewaan itu, kecewa karena kau selalu menyalahkanku
aku hanya wanita yang lemah dibalik ketegaranku
aku hanya berpegang pada satu tumpuan, yaitu kau
namun kau menghempaskanku layaknya barang yang tak berarti
bahkan sampah pun lebih baik dariku
tak pernah ku berkata, karena aku ingin kau tahu bahwa aku lelah
tak pernah ku berulah, karena ku tau kau takkan peduli
apa salahku padamu ?
tiap tetes air mata dariku selalu ada namamu
dan sungguh ku lelah untuk menangis
sungguh ku lelah.
tak bisakah kau mendengar jerit hatiku ?
tak bisakah kau melihat pancaran kekecewaan dari mataku ?
tak bisakah kau mendengar desah nafasku yang mulai melemah ?
aku hanya ingin kau tahu bahwa aku tidak ingin menyakitimu
aku hanya ingin kau tahu bahwa aku ingin kau dewasa
aku hanya ingin kau tahu bahwa aku sudah tak sanggup lagi
kekecewaan ini, rasa sakit ini, semua yang kau beri...
saat ku lihat gelak tawa, kau membuatnya seakan tiada
saat ku dengar desiran angin, kau menutupi telingaku
saat ku dengar aliran air, kau bawa aku ke padang pasir
saat ku yakin ada harapan, kau membuangnya
saat ku mulai bangkit, kau melepaskan genggamanmu hingga ku terjatuh
saat ku berusaha untuk bahagia, kau membuatku terluka
tersirat penyesalan itu, sesal karena tak pernah kau mendukungku
tersirat kekecewaan itu, kecewa karena kau selalu menyalahkanku
aku hanya wanita yang lemah dibalik ketegaranku
aku hanya berpegang pada satu tumpuan, yaitu kau
namun kau menghempaskanku layaknya barang yang tak berarti
bahkan sampah pun lebih baik dariku
tak pernah ku berkata, karena aku ingin kau tahu bahwa aku lelah
tak pernah ku berulah, karena ku tau kau takkan peduli
apa salahku padamu ?
tiap tetes air mata dariku selalu ada namamu
dan sungguh ku lelah untuk menangis
sungguh ku lelah.
tak bisakah kau mendengar jerit hatiku ?
tak bisakah kau melihat pancaran kekecewaan dari mataku ?
tak bisakah kau mendengar desah nafasku yang mulai melemah ?
aku hanya ingin kau tahu bahwa aku tidak ingin menyakitimu
aku hanya ingin kau tahu bahwa aku ingin kau dewasa
aku hanya ingin kau tahu bahwa aku sudah tak sanggup lagi
kekecewaan ini, rasa sakit ini, semua yang kau beri...
Selasa, 24 Mei 2011
Disini, Di sisi ini
Aku
ya, aku disini..
kembali dilingkupi awan kegelapan yang menyesakkan
menanti mentari pagi yang tak kunjung datang
ya, aku disini..
dengan kepingan hati yang sudah tak berbentuk lagi
tak dapat disatukan walau dengan berton-ton perekat
mendengar ucapanmu yang indah
melihat perlakuan mu yang menyenangkan
kini seperti mendengar kabar duka dan melihat kekejaman
perih hati tak dapat ku abaikan
mampukah kau wahai pelangi memberi warna pada jiwa ku yang mulai pudar ?
mampukah kau wahai mentari memberi cahaya pada hatiku yang mulai redup ?
aku ingin menjadi sinar di tengah kegelapan
aku ingin menjadi mutiara di tengah lautan
yang menjadi tumpuan, yang menjadi harapan
namun apa dayaku?
tak dapat kugapai semua, walau ku ingin meraihnya
karena ku bukanlah siapa-siapa..
ya, aku disini..
kembali dilingkupi awan kegelapan yang menyesakkan
menanti mentari pagi yang tak kunjung datang
ya, aku disini..
dengan kepingan hati yang sudah tak berbentuk lagi
tak dapat disatukan walau dengan berton-ton perekat
mendengar ucapanmu yang indah
melihat perlakuan mu yang menyenangkan
kini seperti mendengar kabar duka dan melihat kekejaman
perih hati tak dapat ku abaikan
mampukah kau wahai pelangi memberi warna pada jiwa ku yang mulai pudar ?
mampukah kau wahai mentari memberi cahaya pada hatiku yang mulai redup ?
aku ingin menjadi sinar di tengah kegelapan
aku ingin menjadi mutiara di tengah lautan
yang menjadi tumpuan, yang menjadi harapan
namun apa dayaku?
tak dapat kugapai semua, walau ku ingin meraihnya
karena ku bukanlah siapa-siapa..
Senin, 31 Januari 2011
Akhir Perjalanan
di kala mentari mulai bersembunyi
di kala dunia terasa semakin gelap
aku masih disini
tanpa cahaya yang menerangi
entah mengapa, semua terasa samar
dingin yang menerpa kulit, serasa layaknya es
kelam, gelap, tak dapat melihat
serasa sendiri di jalan yang sunyi
lalu tepat disana ku melihat sinar itu
kemilaunya membuat mataku terpejam
dari situ lah aku percaya bahwa ini lah akhirnya
perjalananku yang panjang
di kala dunia terasa semakin gelap
aku masih disini
tanpa cahaya yang menerangi
entah mengapa, semua terasa samar
dingin yang menerpa kulit, serasa layaknya es
kelam, gelap, tak dapat melihat
serasa sendiri di jalan yang sunyi
lalu tepat disana ku melihat sinar itu
kemilaunya membuat mataku terpejam
dari situ lah aku percaya bahwa ini lah akhirnya
perjalananku yang panjang
Langganan:
Postingan (Atom)