kalau boleh saya tahu, apakah arti sebuah pertemanan dalam diri anda? apakah arti teman untuk anda?
di sekeliling saya begitu banyak orang yang tertawa bersama orang yang dekat dengan mereka, saat mereka tertawa terlihat ketulusan yang tiada tara. tetapi setelah beberapa waktu berjalan, mereka tidak saling sapa bahkan tidak terlihat diantara mereka bahwa mereka saling kenal. apakah itu yang mereka sebut dengan pertemanan? sedangkal itukah arti kata pertemanan ?
saya rasa tidak. yang saya tahu, arti kata pertemanan itu adalah murni.
seorang Teman tidak akan pergi dari sisi kita walaupun dia berniat pergi. seorang Teman tidak akan berubah menjadi seorang yang tidak kita kenal walaupun dia ingin.
dalam hal ini terdapat dua kategori dalam pertemanan;
yang pertama, jika seseorang merasa kesal atau bahkan benci dengan temannya tersebut.
tidak akan ada kata "Mantan Teman" seperti halnya "Mantan Ibu" atau "Mantan ayah". yang ada hanyalah "Mantan Kekasih" atau "Mantan Pekerja". saat kita lupa diri, mungkin kita akan mengatakan hal itu, tapi tanyalah pada diri anda sendiri apakah benar yang anda katakan itu dari hati anda? saya yakin jawabannya adalah tidak.
kita butuh seorang teman, apa jadinya jika kita berkata bahwa semua orang yang dekat dengan kita (dulu) bukanlah teman kita alias Mantan Teman.
orang yang berpikir seperti itu sungguh picik dan dangkal pemikirannya.
cobalah untuk berpikir bagaimana perasaan orang yang kita sebut seperti itu. apakah dia akan bahagia? tentu saja tidak. lalu apakah yang kita lakukan kalau kita yang merasakan posisi tersebut? apakah kita akan tertawa bahagia? tentu saja tidak, walaupun kita berusaha untuk tersenyum tetap saja kita tidak akan bahagia.
yang kedua, jika teman kita menjadi pendamping hidup
hal ini berlaku untuk pertemanan antara pria dan wanita, tentu saja hal itu dapat berlaku.
jika anda menjadi salah satu diantaranya, maka hal lain akan terjadi.
Mantan Teman disini berubah menjadi kekasih, suami, atau istri.
tetapi jika anda berpisah dengan pasangan anda maka kata itu akan berubah lagi menjadi Mantan pendamping.
apapun itu, teman tetaplah teman. teman hidup, teman sepermainan, hal itu tidak akan berubah.
jika anda masih berpandangan sempit tentang arti pertemanan maka lihatlah semuanya lebih dekat, kenalilah teman anda, cintailah, dan sayangilah teman anda...
maka perubahan pasti terjadi dalam diri anda..
Jumat, 19 November 2010
Rabu, 17 November 2010
Sebuah pesan dariku..
entah mengapa hujan turun begitu seringnya..
membasahi tanah yang sudah basah..
menjadikan udara semakin dingin
membuat hati ini semakin pedih
tak ada satu katapun yang terucap dari bibir
saat mata mulai terasa pedih
aku harus berdiri sendiri menguatkan hati
menguatkan cengkeraman, hingga buku-buku jari memutih
kini ku kembali berjalan
tanpa ada yang menemaniku
berulang kali ku isyaratkan bahwa aku sendirian
namun, tak ada satu pesan pun yang ku kirim sampai kepada mereka
kurasa ku mulai merasa lelah
aku berusaha untuk selalu hadir
tapi semakin aku berusaha, semakin lelah raga ini
kini aku mulai berjalan
sendiri, melawan hati
ku suguhkan seulas senyum yang paling menawan, mengiringi tetesan airmata
sebagai pesan sebelum aku pergi....
membasahi tanah yang sudah basah..
menjadikan udara semakin dingin
membuat hati ini semakin pedih
tak ada satu katapun yang terucap dari bibir
saat mata mulai terasa pedih
aku harus berdiri sendiri menguatkan hati
menguatkan cengkeraman, hingga buku-buku jari memutih
kini ku kembali berjalan
tanpa ada yang menemaniku
berulang kali ku isyaratkan bahwa aku sendirian
namun, tak ada satu pesan pun yang ku kirim sampai kepada mereka
kurasa ku mulai merasa lelah
aku berusaha untuk selalu hadir
tapi semakin aku berusaha, semakin lelah raga ini
kini aku mulai berjalan
sendiri, melawan hati
ku suguhkan seulas senyum yang paling menawan, mengiringi tetesan airmata
sebagai pesan sebelum aku pergi....
Sabtu, 16 Oktober 2010
ego
kuakui, bibir ini tak dapat mengucapkan sepatah kata pun..
ingin ku mengutarakan semuanya..
tapi ku tak sanggup membebani pikirannya
jika ia disampingku, maka takkan ada satu katapun yang keluar dari bibirku..
saat bibir ini bisa berucap, maka bukan hal yang kumaksudkan yang terucap..
tetapi sesuatu yang dapat menyakiti hatinya..
sungguh bukan kata itu yang ku maksud..
bukan kata bahwa aku ingin meninggalkanmu..
tapi kata bahwa ku tak ingin meyakitimu..
baru saja kau berkata bahwa, kau tak rela melihatku menjauh
tapi di detik selanjutnya kau bilang ingin meninggalkanku..
adilkah itu bagiku?
adilkah itu bagimu?
setiap kau berkata jangan pergi padaku, esoknya kau meninggalkanku
saat ku perlahan pergi darimu, kau datang dengan senyuman
apa yang harus ku lakukan?
egokah aku saat ku pinta kau untuk berhenti
berhenti bersikap seperti itu
kau tak pernah tau bagaimana perasaanku
takkan pernah tau pikiranku
takkan pernah tau mauku
tapi aku hanya ingin kau tahu bahwa aku tersiksa dengan sikapmu
berhenti lakukan itu padaku
sungguh aku tidak suka
ingin ku mengutarakan semuanya..
tapi ku tak sanggup membebani pikirannya
jika ia disampingku, maka takkan ada satu katapun yang keluar dari bibirku..
saat bibir ini bisa berucap, maka bukan hal yang kumaksudkan yang terucap..
tetapi sesuatu yang dapat menyakiti hatinya..
sungguh bukan kata itu yang ku maksud..
bukan kata bahwa aku ingin meninggalkanmu..
tapi kata bahwa ku tak ingin meyakitimu..
baru saja kau berkata bahwa, kau tak rela melihatku menjauh
tapi di detik selanjutnya kau bilang ingin meninggalkanku..
adilkah itu bagiku?
adilkah itu bagimu?
setiap kau berkata jangan pergi padaku, esoknya kau meninggalkanku
saat ku perlahan pergi darimu, kau datang dengan senyuman
apa yang harus ku lakukan?
egokah aku saat ku pinta kau untuk berhenti
berhenti bersikap seperti itu
kau tak pernah tau bagaimana perasaanku
takkan pernah tau pikiranku
takkan pernah tau mauku
tapi aku hanya ingin kau tahu bahwa aku tersiksa dengan sikapmu
berhenti lakukan itu padaku
sungguh aku tidak suka
sifat manusia, bukanlah warisan
sifat manusia. ada apa sih dengan sifat manusia? beragam sifat yang dimiliki manusia, baik dan buruk sifat manusia itu adalah kuasa Allah, dalam diri manusia terdapat sifat yang menjadikannya mempunyai karakter, dan karakter itulah yang membuat manusia disenangi atau dijauhi orang lain.
sifat buruk pada manusia sangatlah beragam, diantaranya pedendam, pemarah, kekanakan (childish), manja, cerewet, keras kepala, dll. begitu juga dengan sifat baik yang dimiliki manusia. namun, sifat buruk itu takkan pernah terlihat oleh orang lain apabila kita dapat menahan dan mengontrol sifat itu dengan baik.
bagi kaum wanita, kita hanya boleh memperlihatkan sifat-sifat itu pada pendamping hidup kita atau suami kita. mengapa? karena semua yang ada pada diri wanita adalah aurat yang harus ditutupi. termasuk sifat yang kita miliki.
beberapa orang beranggapan bahwa sifat adalah warisan atau hal yang diturunkan oleh orang tua mereka.bahkan kita sering bertanya mengapa dua orang anak yang dilahirkan kembar mempunyai sifat yang berlawanan atau berbeda satu sama lainnya. dalam kenyataannya sifat bukanlah turunan atau warisan dari orang tua kepada anaknya.
sifat seorang anak terbentuk dari lingkungan dimana anak tersebut berinteraksi. seorang anak biasa memendam amarah, biasanya dalam dirinya akan terbentuk sifat pemarah, pedendam, atau mungkin saja terbentuk sifat penyabar. atau seorang anak yang terbiasa sendirian, tidak punya teman, orang tua mereka bekerja sehingga intensitas pertemuan mereka dibatasi, maka dalam diri anak tersebut akan timbul sifat pemalu, pendiam, penyendiri, dan suka menyelesaikan masalah mereka sendiri tanpa bantuan orang lain.
kita bisa menghentikan sifat yang ada dalam diri kita apabila sifat itu merugikan diri kita, kuncinya adalah keyakinan. yakin pada diri kita sendiri kalau kita bisa menghentikan sifat itu. yakin pada diri kita kalau kita bisa merubah sifat itu. dan satu hal lagi, dukungan dari orang lain bisa mempercepat perubahan itu.
mengapa? karena kalau orang lain mendukung kita itu tandanya dia yakin kalau kita bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi. tanpa kita sadari, saat kita berpikir untuk memilih satu dari sekian pilihan yang tersedia kita telah didukung oleh banyak orang yang sayang kepada kita. maka dari itu, lakukanlah yang terbaik dan ambilah keputusan yang menurut anda tepat.
sifat buruk pada manusia sangatlah beragam, diantaranya pedendam, pemarah, kekanakan (childish), manja, cerewet, keras kepala, dll. begitu juga dengan sifat baik yang dimiliki manusia. namun, sifat buruk itu takkan pernah terlihat oleh orang lain apabila kita dapat menahan dan mengontrol sifat itu dengan baik.
bagi kaum wanita, kita hanya boleh memperlihatkan sifat-sifat itu pada pendamping hidup kita atau suami kita. mengapa? karena semua yang ada pada diri wanita adalah aurat yang harus ditutupi. termasuk sifat yang kita miliki.
beberapa orang beranggapan bahwa sifat adalah warisan atau hal yang diturunkan oleh orang tua mereka.bahkan kita sering bertanya mengapa dua orang anak yang dilahirkan kembar mempunyai sifat yang berlawanan atau berbeda satu sama lainnya. dalam kenyataannya sifat bukanlah turunan atau warisan dari orang tua kepada anaknya.
sifat seorang anak terbentuk dari lingkungan dimana anak tersebut berinteraksi. seorang anak biasa memendam amarah, biasanya dalam dirinya akan terbentuk sifat pemarah, pedendam, atau mungkin saja terbentuk sifat penyabar. atau seorang anak yang terbiasa sendirian, tidak punya teman, orang tua mereka bekerja sehingga intensitas pertemuan mereka dibatasi, maka dalam diri anak tersebut akan timbul sifat pemalu, pendiam, penyendiri, dan suka menyelesaikan masalah mereka sendiri tanpa bantuan orang lain.
kita bisa menghentikan sifat yang ada dalam diri kita apabila sifat itu merugikan diri kita, kuncinya adalah keyakinan. yakin pada diri kita sendiri kalau kita bisa menghentikan sifat itu. yakin pada diri kita kalau kita bisa merubah sifat itu. dan satu hal lagi, dukungan dari orang lain bisa mempercepat perubahan itu.
mengapa? karena kalau orang lain mendukung kita itu tandanya dia yakin kalau kita bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi. tanpa kita sadari, saat kita berpikir untuk memilih satu dari sekian pilihan yang tersedia kita telah didukung oleh banyak orang yang sayang kepada kita. maka dari itu, lakukanlah yang terbaik dan ambilah keputusan yang menurut anda tepat.
Kamis, 14 Oktober 2010
contek? apa perlu?
contek, mencontek, memberi contekan dan diconteki, itu hal yang sangat biasa dikalangan anak sekolah, kuliah bahkan pekerja sekalipun. berbagai macam cara yang dilakukan agar nilai ujian yang mereka tempuh meningkat atau hasil yang mereka dapatkan sangat baik.
tapi apakah perlu tindakan bodoh seperti itu?
mari kita berpikir, kalau kita mencontek maka kita mendzalimi diri kita, kita membuat diri kita bodoh.
kalau kita memberi contekan, maka kita (secara tidak langsung) membuat orang lain bodoh atau menghasutnya untuk menjadi bodoh. sedangkan kita tahu, bahwa Allah swt itu tidak menyukai orang yang bodoh. dan yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah itu adalah orang berilmu, bukan berUANG atau berotak dangkal.
kalau kita mencontek maka itu tanda bahwa kita tidak mempercayai diri kita sendiri. saya juga tidak munafik, saya akui bahwa saya sering mencontek tetapi saya tahu batasannya. saya pernah nge"bet" dan lainnya. tetapi setelah itu saya sadar bahwa nantinya saya tidak akan bangga atas hasil yang saya raih. itukah kebanggan yang kita inginkan?
saya akui, mencontek itu punya sensasi sendiri. menguji adrenalin..tapi untuk apa? untuk hal yang nol?
pikirkanlah orang-orang yang sudah belajar siang-malam, bahkan subuh sekalipun. pikirkanlah untuk apa kalian sekolah jika untuk mengetahui kemampuan kalian saja kalian harus berbohong.
mencontek adalah hal yang berguna, tinggalkanlah, atau paling tidak jauhilah, kurangilah..sesungguhnya kalian lah yang merugi..
tapi apakah perlu tindakan bodoh seperti itu?
mari kita berpikir, kalau kita mencontek maka kita mendzalimi diri kita, kita membuat diri kita bodoh.
kalau kita memberi contekan, maka kita (secara tidak langsung) membuat orang lain bodoh atau menghasutnya untuk menjadi bodoh. sedangkan kita tahu, bahwa Allah swt itu tidak menyukai orang yang bodoh. dan yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah itu adalah orang berilmu, bukan berUANG atau berotak dangkal.
kalau kita mencontek maka itu tanda bahwa kita tidak mempercayai diri kita sendiri. saya juga tidak munafik, saya akui bahwa saya sering mencontek tetapi saya tahu batasannya. saya pernah nge"bet" dan lainnya. tetapi setelah itu saya sadar bahwa nantinya saya tidak akan bangga atas hasil yang saya raih. itukah kebanggan yang kita inginkan?
saya akui, mencontek itu punya sensasi sendiri. menguji adrenalin..tapi untuk apa? untuk hal yang nol?
pikirkanlah orang-orang yang sudah belajar siang-malam, bahkan subuh sekalipun. pikirkanlah untuk apa kalian sekolah jika untuk mengetahui kemampuan kalian saja kalian harus berbohong.
mencontek adalah hal yang berguna, tinggalkanlah, atau paling tidak jauhilah, kurangilah..sesungguhnya kalian lah yang merugi..
Langganan:
Postingan (Atom)